Beberapa hari ini, semua warga & Bangsa Indonesia lagi pada kebakaran jenggot karena Tari Pendet asal Bali di Claim oleh Malaysia...hehehe...hebat ya...jelas2 di malaysia itu kebanyakan orang b'agama Islam,Budha & Kristen tp loh kok tari pendet yg nota bene di ciptakan serta di dasari oleh budaya agama Hindu, bisa di klaim ya...sebenarnya
Kasus-kasus pencaplokan oleh Malaysia ini sdh lama terjadi, cuman masyarakata & pemerintah kita aja yg gak tau kali ya.
Di tahun 60an, bung Karno menyerukan untuk melakukan gerakan Perang terhadap Malaysia yang lebih di kenal dengan
"GANYANG MALAYSIA", ini beliau lakukan karena malaysia ujug-ujug mengklaim pulau Kalimantan untuk di jadikan sebagai
Persekutuan Tanah Melayu, walaupun di saat itu Indonesia harus menelan kekalahan yg besar, karena Malaysia di bantu oleh Inggris & Australia, tapi setidaknya Bung Karno telah menunjukan sebuah Harga Diri Bangsa & negara kita ini di depan mata Dunia.
Ketika secara perang fisik Negara kita kalah, maka Bung Karno pun melakukan manuver-manuver Politik & Diplomasi yg sangat keras. Ketikan Malaysia di terima oleh PBB sebagai anggota tidak tetap, maka Bung Karno menarik Indonesia dari ke anggotaan PBB...Ketika ada Olimpiade, eh...Indonesia malah bikin pesta olah raga Tandingan, yg lebih di kenal dengan GANEFO yang diikuti oleh 2.250 atlet dari 48 negara di Asia, Afrika, Eropa dan Amerika Selatan, serta diliput sekitar 500 wartawan asing...hehehe...hebat kan...
Tapi kenapa sekarang ini Rakyatnya semua sudah begitu Nasionalis dan siap melakukan apapun demi mempertahankan Martabat Bangsa ini, tapi ko ya malah Pemerintahnya yang melempem (kaya kerupuk kelamaan di angin-angin). Ada apakah ini...???, takut kalo nantinya Negara ini gak bisa lagi mendapatkan Devisa yang bisa di korupsi oleh sebagian pejabat negara karena gak ada lagi manusi-manusia Indonesia yang bisa di jadikan sebagai sapi perahan serta samsak tinju oleh Malaysia atau karena takut gak ada lagi yang ngasih hutangan buat negara kalo lagi kepepet...???
Kalau memang kita gak mau angkat senjata untuk menyelesaikan masalah ini terus Pemerintah kita mau ngapaian dong...Hallllooooooo....Tahukah anda, Bangsa ini sekarang di kenal sebagai Negeri Pemaaf, iya kalo hal ini bisa di tanggapi dengan Positif, tapi kalo Negativ gmn dong...Arti dari Indonesia sebagai Negara dan bangsa Pemaaf di artikan oleh sebagian masyarakat luar, bahwa Bangsa kita ini gampang sekali untuk di Bodohi serta di manfaatkan, samapai-sampai ada sebuah anekdot "udah dah, bikin aja apapun yg kita mau bikin ke Indonesia, yah nanti juga kalo Indonesia nya gak terima, paling kita bikin pengajuan permohonan maaf aja, so simple kan".
Seandainya gue jadi Pemerintah Indonesia, maka gue akan melakukan sebuah Action tanpa harus melakukan angkat senjata:
1. Gue akan memutuskan hubungan diplomasi dgn Malaysia. Toh kita gak akan rugi juga ko kalo gak ada hub dengan mereka.
2. Gw akan melakukan pemboikotan terhadap semua produk Malaysia serta segala jenis yang berbau Malaysia. Misal : semua barang Elektronik yg di Assembling di Malaysia. Hal ini untuk memanfaatkan kekuatan dan kelebihan bangsa ini sebagai bangsa Konsumtif.
3. Menyetop segala peredaran produk Indonesia di malaysia. Misalkan Segala Karya seni Indonesia jgn pernah di kirim ke sana, dari CD lagu, film atau apapun itu, atau malah melakukan hal yang sebaliknya aja ya, biar segala jenis karya anak2 malaysia gak laku, tapi malah karya kita yang laku....wah boleh juga tuh, karena menurut statistik, 80% tingkat penjualan serta peredaran CD Lagu, Film serta sinetron kita sangat di terima oleh masyarakat Malaysia sendiri malah merekapun cenderung menjiplaknya. Hal ini, pernah terbukti dengan adanya Pemboikotan dari pihak seniman serta budayawan Malaysia terhadap segala bentuk karya seni indonesia...hehehe...seru kan...
4. Menyetop pengiriman serta menarik semua para TKI yang ada di Malaysia (eksodus) secara serentak tanpa menunggu kontrak-kontrak kerja egala dah...waduh, kebayangkan....semua rakyat Malaysia akan berubah dari yang biasanya MALAY (Malas) Sia, kan kebingungan buat masak air kali ya...nah TKI kita sendiri bisa langsung di pindahkan ke negara lain yg sangat membutuhkan TKI...
5. Melakukan aksi balas dendam pemboman serta teror di Malaysia karena telah menyusupkan serta membiayai gerakan NOORDIN M TOP yang sudah jelas-jelas sebagai warga negara Malaysia. Alias gue akan melakukan gerakan yang sama dengan NOORDIN M TOP di Malaysia. Karena selama ini gw Curiga kalo Gerakan NOORDIN ini merupakan gerakan Kontra Intelejent yang berselubung dengan Keagamaan serta JIHAD. Padahal, ini semuanya merupakan sebuah langkah-lankah politis yang di lakukan oleh Malaysia dengan kelompok antek-anteknya Inggris & Australia untuk melakukan teror di Indonesia, dengan tujuan agar menghentikan pesatnya sistem perekonomian serta pariwisata di Indonesia sehingga negara yang besar ini gak usaha menjadi negara yang besar di Asia....(kepikir gak sih..), ih....syyyyeeeereeeeemmm....hik's....
Daftar Harta, wilayah & Budaya Indonesia yang telah di akui milik Malaysia :
1. Pulau Ambalat
2. Reog Ponorogo
3. Angklung
4. Batik
5. Tari Pendet
Ini gw coba sandingkan juga sebuah hasil pantauan rekan kita di Blogspot :
http://ihatemalay.blogspot.com/
Say No To Malingsia
1. Merasa dirinya developed country, padahal GDP/capita hanya 5000 USD (angka inipun sudah dimanipulasi oleh Kerajaan Malaysia), experts memperkirakan angka yg benar adalah sekitar 1500-2000 USD/ kapita/ tahun...
2. Punya program luar angkasa, tapi tak punya teknologi pembuatan rocket..
3. Bangga dengan kemampuan memperkerjakan tenaga kerja asing, sementara uang mereka diperas dikirim ke nagara asal pekerja2 tersebut dan banyak warga mereka yg menganggur karena kalah bersaing..
4. Merasa universitas mereka terhebat di Asia.. baru terbuka matanya setelah keluar ranking baru bahwa merekalah yg paling rendah...setara dengan Somalia dan Sudan, agak sedikit di atas University of East Timor saja..
5. Bangga dengan Menara Petronas yang dibangun oleh Korea Selatan..
6. Mengeluarkan banyak uang untuk tourism marketing tapi memukuli dan menyiksa turis yg masuk... mana ada lagi orang yg mau datang..
7. Bangga sebagai negara yg banyak kedatangan turis. Lupanya dia bahwa turis yg masuk ke negaranya sebagian besar adalah orang Singapore yg mengunjungi family dan orang Indonesia yg hendak cari kerja... jadi bukan turis yg sebenar2nya...
8. Tidak bisa memanfaatkan potensi besar bangsa China dan India sebesar2nya karena rasa iri hati sehingga menggunakan NEP dan lain2 policies untuk membatasi perkembangan kekuatan bangsa China dan India..
9. Tidak mampu menciptakan budaya sendiri sejak nenek moyangnya hingga sekarang. Orang Amerika saja mampu menciptakan budaya sendiri yg berbeda dari orang Eropa.
10. Tingkat buta huruf masih mencapai 17% dari total populasi.

Nah ini semuanya merupakan sebuah ulasan sederhana tentang Indonesia & Malaysia. Dan langkah2 yang seperti di ataslah yang bisa membuat Malaysia serta seluruh Dunia untuk dapat menghargai serta menghormati Negara Indonesia ini. Bukannya malah kita di Cap oleh Malaysia sebagai Negeri Babu (syair lagunya Panji). Ayo Pemerintah Indonesia serta Rakyat Indonesia semuanya, singsingkan lengan bajumu dan kobarkanlah semangat Merah Putih mu...!!!...hehehe....Merdeka....GANYANG MALAYSIA....